Sabtu, 19 Juni 2010

"KETIKA AL QUR'AN BICARA KEPADA KITA"




Andai ini terjadi…………..Al Qur’an bicara Kepada Kita:
Wahai Umat islam di Bumi Allah, Apa Kah Kau masih mengenal Ku,
Apakah aku masih Ada di pelukan mu, Waktu kau masih anak-anak,
Kau bagai teman sejati Ku,  Dengan Whudu kau Sentuh Aku,
Dalam Keadaan Suci Kau Peluk  Aku Di Dada mu dengan Tangan kanan Mu,
Kau Baca Aku Dengan lirih dank eras, Terngiang-ngiang ketika kau masih kanak-kanak dulu,
Kau membaca ku dengan merdu, Dengan ejaan yang kau pelajari dari guru mengaji mu,
Waktu itu di kampung halaman mu, Kau bagai anak yg polos yang lugu.
Yang suci di hadapan sang Kholiq, Kau baca Aku di setiap Lepas Subuh,
Kau baca aku di setiap ba’da Sholat Fardu, Kau baca aku di setelah Sholat Magrib mu,
Terdengar Suara Lantunan Ayat-Ayat Allah, begitu indah….
Sehingga suara itu menggema di setiap sudut rumah mu,
Berlalu dan aku berlalu,  Suara itu ada di perkampungan mu.
Dimana semasa kecil mu dulu, Kau pelajari cara membaca ku,
Kau pelajari arti/ makna ku,
Di surau-surau dekat rumah mu,  Di mesjid-mesjid…di kampung mu,
Sekarang Kau telah tumbuh dewasa, Pergi meninggalkan kampung halaman mu,
Merantau ke negeri orang, Apakah kau masih membaca ku,
Apa kah kau masih mengamal kan ku, Sekarang kau telah dewasa,
Dan ada sebagian yg telah berumah tangga, Nampak nya kau sudah tak berminat lagi Pada ku,

Adapun orang-orang yang berbahagia maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya (QS Huud : 108)

 Apakah Aku ( AL QUR’AN )  adalah bacaan yang usang?
Yang kini hanya tinggal Sejarah…..?
Sekarang kau Simpan aku dengan Begitu Rapi, Kau biarkan aku Sendiri,
Aku Telah Menjadi Kusam dalam Lemari,
Bermohon Lah Kau Ke pada Sang Rabbi…
Agar ALLAH kembali membuka kan hati mu, Agar ALLAH mengampuni dosa-dosa mu,
Agar kau selalu dalam bimbingan ALLAH, Bermohon lah kau dengan hidayah dan rahmat ALLAH,
Supaya ALLAH memberikan kemudahan untuk Mu,
Supaya kau Bisa Memegang ku Lagi, Supaya kau Bisa Membaca Ku Lagi,
Karena aku akan jadi penerang mu dalam kubur mu,
Dan aku akan menjadi Amal baik di Akherat mu,
Dan akan Menjadi Petunjuk Di Dunia Mu,




By: Al Firman.

DOA dan MUNAJAT

A’uzubillahimnasysyaitonnirrojim, bismillahirobbil’alamin Alhamdulillahi robbil ‘alamin hamdan yuwaafi niamahu wa yukafi’ mazidahu ya Robbana lakalhamdu walakasy syukru kama yanbaghi lijalaalikal karimi wa’aziimi shulthonik. Allahumma sholli wa sallim wa barik ‘ala muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in…….

Allahummaghfirlana waliwaalidiina warhamhuma kama robbayana shogiira walijami’il muslimina walmuslimat wal mu’miniina wal mu’minat al-ahyaai minhum walamwaat.

Ya Allah betapa banyak dosa yang telah kami lakukan, hari-hari kami banyak terlewati tanpa mampu kami mempersembahkan sesuatu untukMu, Ampunilah kami hambaMu yang hina ini, yang selalu sombong kepadaMu, padahal kami ini sesungguhnya adalah seorang hamba yang lemah dan kecil bila dibandingkan dengan kekuasaanMu, setiap hari setiap jam bahkan setiap detik yang seharusnya kami selalu mengingatMu, kami malah lebih sering melupakanMu Ya Allah. Engkau begitu pemurah memberikan segala nikmat kepada kami yang tidak terhitung jumlahnya, tapi ya Allah kami malah tidak mensyhukuri, bahkan terkadang kami menyalahkanMu.


Ya Allah Ya Robbi…..
Ampunilah dosa kedua ibubapa kami, lindungilah selalu mereka berdua……..bahagiakanlah selalu mereka berdua…sebagaimana mereka membahagiakan kami sewaktu kecil…..Kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihi kami semenjak kami masih dalam kandungan……..peliharalah mereka sebagaimana mereka telah memelihara kami dengan penuh kasih sayang…sayangilah mereka sebagaimana mereka mencintai kami….berilah mereka petunjuk sebagaimana mereka telah mengajari kami………..

Ya Allah Ya Robbi………
Engkaulah yang menggenggam takdir anak-anak kami, kami mohon padaMu ya Allah, jadikanlah mereka anak-anak yang sholeh dan sholehat……….. jadikanlah mereka anak-anak yang bisa membahagiakan kami kelak di hadapanMu ya Allah……..jadikanlah mereka anak yang dapat membuat kami bangga kelak di hadapanMu……pertemukanlah kami di syurgaMu ya Allah………jangan Engkau pisahkan kami ya Allah……jangan Engkau biarkan kami memasuki syurgaMu tanpa anak-anak ini disamping kami……..

Ya Allah……..Ya Robbi……
Anak merupakan amanah yang Engkau berikan kepada kami, oleh karena itu kami bertanggung jawab terhadap baik buruknya pendidikan mereka, kami berkewajiban mendidik mereka, memberikan yang terbaik bagi mereka, bagi masa depan mereka….
Oleh karena itu bantulah kami ya Allah, menjadi orang tua dan tenaga pendidik yang baik……..karuniai kami keikhlasan dalam membimbing dan mengajari mereka, dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan penuh kasih sayang………….. mereka butuh bimbingan kami……mereka butuh arahan kami ………mereka butuh perhatian kami…..


Ya Allah Ya Robbi……………
Setiap diri kami adalah pemimpin, dan akan diminta pertanggung jawaban terhadap apa yang kami pimpin……………orang tua akan diminta pertanggung jawaban terhadap anaknya………apakah anak telah diasuh dan dididik dengan baik………..
Pendidik akan diminta pertanggungjawabannya terhadapan anak didiknya………wakil rakyat akan diminta pertanggung jawabannya terhadap rakyat yang mereka wakili..........
para pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya terhadap semua anak bangsa yang mereka pimpin………..
Ya Allah Yang Maha Tahu tentang seluruh isi samudra………….Yang Maha Tahu tentang jumlah dedaunan………..Yang Maha Tahu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi…………Kami sangat takut azab dan murkaMu……..kami sangat takut dengan dahsyatnya hari kiamat…..dan kami sangat takut untuk berdiri di hadapanMu untuk mempertanggung jawabkan segala amal perbuatan kami ya Allah……………oleh karenanya bantulah kami untuk dapat menunaikan kewajiban kami........bantu kami agar kami dapat menunaikan tugas-tugas kami sehingga kelak Engkau ringankan hisab kami.............ampuni kami ya ROBB.....

Ya Allah
selamatkan guru-guru yang menuntun kami kejalanMu,
para ulama yang menafkahkan hidupnya menuntun kami kejalanMu.
Selamatkan orang-orang yang selalu mendoakan kami
baik terang-terangan maupun tersembunyi

Ya Allah,
Selamatkan orang-orang yang pernah kami zhalimi selama ini,
khususnya kaum muslimin yang pernah kami sakiti ya Allah.
Jangan biarkan kezhaliman kami
menjadi kegelapan bagi dunia akhirat kami
Selamatkan kaum muslimin yang pernah menzhalimi kami ya Allah
Golongkan kami menjadi pemaaf yang tulus.
Ya Allah ampuni segala kezholiman kami
terhadap tubuh kami ini ya Allah
Ampuni segala maksiat yang pernah dilakukan
oleh jasad ini ya Allah,
Bersihkan ya Allah, pada hari ini sebersih-bersihnya
Ijinkan saat akhir hayat tubuh ini menjadi tubuh yang bersih

Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau yang Maha Mendengar
Ampuni tetangga-tetangga kami ya Allah, sahabat-sahabat kami,
ampuni pula para pemimpin kami ya Allah.
Jangan biarkan bangsa kami dipimpin
oleh orang-orang yang tidak mengenalMu,
oleh orang-orang yang berhianat kepadaMu
Jadikanlah bangsa ini dipimpin oleh orang-orang
yang amat mencintaiMu, yang mencintai ummatMu,
mencintai agamaMu, yang mencintai hidup lurus dijalanMu


Ya Allah, berikan kelapangan bagi yang dihimpit kesusahan
Ya Allah, berikan jalan keluar bagi yang dililit kesulitan
Ya Allah, berikan kecukupan yang selalu kekurangan
Ya Allah, bayarkan yang hidupnya dililit hutang-piutang
Ya Allah, jangan biarkan kami mati dalam hutang-piutang
Ya Allah, angkat derajat yang selalu dihina
dan selalu direndahkan
Ya Allah, lindungi kaum muslimin-muslimat
yang terancam dan teraniaya dimanapun berada ya Allah,
khususnya mujahidin-mujahidah yang memuliakan agamaMu.
Ya Allah, berikan kelapangan bagi yang sedang
dilanda kesusahan,
tolonglah jauhkan dari fitnah dan bencana ya Allah,
berikan kekuatan dan kesabaran,
berikan pendamping terbaik yang merindukannya ya Allah.
Rabbana hablanaa min azwaajinaa wadzurriyyatina qurrota a'yun,
Waj 'alnaa lilmuttaqiina imaman. Karuniakan kepada bangsa kami
rumah tangga yang sakinah ya Allah.
Jangan biarkan rumah tangga kami
menjadi rumah tangga penuh fitnah

Jadikan kaum muslimin ini, suami yang sholeh ya Allah,
suami yang jujur, suami yang dapat mempertanggungjawabkan
rumah tangganya dihadapanMu.
Jangan jadikan suami yang senang menebar fitnah,
suami yang berkhianat, Ampuni ya Allah
berikan kesempatan untuk kembali kejalanMu

Dan jadikanlah kaum muslimah menjadi istri yang sholehah,
istri yang ikhlas, istri yang dapat menjadi penyejuk,
istri yang benar-benar menjadi ibu yang tulus
bagi anak-anaknya.
Ya Allah titipkan kepada kami
keturunan yang lebih baik daripada kami,
jangan biarkan terlahir dari diri kami
keturunan-keturunan yang durhaka, keturunan durjana ya Rabb,
jangan biarkan ada anak-anak yang mencoreng aib diwajah kami
Ampuni jikalau kami salah mendidik mereka ya Rabb
Ya Allah, jangan biarkan anak-anak kami
menuntut kami di akhirat
Robb, utuhkan kami... di dunia mulia,
utuhkan kami... di akhirat mulia


Allahumma inna nas aluka iimanan kamila
wa yaqiinan shodiqon wa qolban khosyi'an
wa lisaanan dzaakiran
Allahumma inna nas aluka taubatan nashuhaa,
wa taubatan qoblal maut, warahmatan 'indal maut,
wa maghfiratan ba'dal maut
Allahumma hawwin fii syakaratil maut,
Allahumma inna nas aluka husnul khotimah
wa na'uudzubika min suuil khotimah

Ya Allah jadikan sisa umur ini,
sisa umur yang selalu dekat denganMu.
Andai ajal menjemput kami,
cabutlah nyawa ini dalam khusnul khotimah
Kami berlindung kepadaMu dari mati suul Khotimah

Ya Allah kami mohon selamatkan negeri kami ya Allah
Allahummaghfir lilmu'miniin wal mu'minat
muslimin wal muslimat, al ahyaai minhum wal amwaat...

Ya Allah muliakan agamaMu ini ya Allah
Jadikan Islam menjadi jalan keluar
bagi bangsa kami ini ya Allah
Jadikan para ulamanya bersatu ya Allah
Jadikan para ulamanya menjadi suri tauladan
bagi ummatMu ya Allah
Ya Allah lindungi ummat Islam dari perpecahan ya Allah
Lindungi ummat Islam dari kehinaan ya Allah


Ya Robbana janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau tersalah…………..Ya Robbana, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami………..Ya Robbana, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya……..Maafkanlah kami…..ampunilah kami……dan rahmatilah kami………Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami atas orang-orang kafir.

Rabbana aatina fiddunya hasanah
wa fil akhirati hasanah Wa Qiina Adzabannar
Rabbana taqobball minna innaka anta samiul 'alim
watub alayna innaka antattawaburrahiim
Subbahaana rabbika rabbil 'izzati 'ammaa yaashifuun
wasalamun alal mursaliin Walhamdulillahirrabil alamiin...



 by:  Hj,Herlini Amran. M.A
       PKS BATAM

Jumat, 18 Juni 2010

" Perantau Minang Pulang Ke Kampung Halaman Nya"

Aslamu'alaikum dunsanak sadonyo........!
Sambia Ma isi Waktu luang kito
Ambo Sabuik Ambo Punyo Carito
"carito jenaka"
Bagala Sutan Mudo
Carito Rang Minang Pulang Ka kampuang nyo
Ambo Batanyo ka Da Epi / sutan Lai nio...
Eh...Sutan Sati Lah Bakandak Pulo..
Bukak lah Carito tu Di facebook RRB
(Rao-Rao Batintin)




"CERITA JENAKA DALAM RUBRIK
DUNIA MAYA"

                            JUDUL:   DOCTOR / DOTOR ANDUS;
Mamak si Jila, Daraman namonyo, lah pulang dari Australia. Sabaleh taun inyo di sinan.
Kini lah manatap di kampuang.
Dek inyo urang dari rantau, inyo disuruah mambuek KTP.
Pailah Daraman ka kantua Desa.
Sampai di kantua, inyo disuruah duduk dek jurutulih.
Duduak ma adok ka jurutulih.
Jurutulih madok ka masin tik.
Sambia mantik jurutulih batanyo ka Daraman.
Bak rupo polisi mananyo urang tatangkok maliang ayam.
“Apak ka mambuek KTP?”
“Iyo.”
“Namo?”
“Darman.”
“Daraman. Gala?”
“Sutan Mudo.”
“Sagaek ko apak bagala sutan mudo?”
“Iyo itu gala nan diagiah mamak ambo dulu.”
“Gala sarjana bagai lai ado?”
“Lai.”
“A tu?”
“Dotor.”
“Dotor? Apak dotor?
Bantuak apak se sarupo urang maidok sakik tujuah taun! Kuruih.
Kapalo colak sunguik bauban.
Bajalan se tadi den caliak indak tagok lai doh.
Tagak apak se alah oyoang.
Kalau indak den suruah duduak tadi,
mungkin alah tatilantang apak di lantai kantua den ko.
Jaan bagarah juo apak jo den.”
“Ambo serius. Ambo iyo dotor.”
“Dotor ko banyak macamnyo pak.
Dotor badah, dotor panyakik dalam, dotor saraf, dotor tulang, dotor baranak.
Apak dotor apo?”
“Dotor bahaso.”
“Dotor bahaso? E yayai!
Maa adoh dotor bahaso.
Kecek apak bahaso ko adoh pulo nan sakik?”
“Iyo. Ambo dotor bahaso.”
“Pak, ko den serius mangecek ka apak.
Dotor bahaso tu namonyo dotorandus.
Kalau nan padusi namonyo dotoranda. Tamat IKIP. Baa apak ko? Paniang?”
“Iyo bana. Ambo dotor.
Indak Picayo Waang... Sambilan tahun ambo jadi dosen di Australia.
Gala dotor ambo ko indak babali bagai doh. Sah. Ado ijazahnyo.”
“Jaan batangka disiko, malu awak. Pak,
kini den kecek an ka apak.
Gala apak sabananyo dotorandus.
Jaan dikicuah pulo den lai.”
Darman maangguak-angguak surang. ,,,,,,,,,,,,,
Jurutulih tu taruih mantik. Drs. Daraman Sutan Mudo,
(nan sabananyo DR. Darman - Sutan. Mudo)

by, Sutan Perpatih.

Maaf Cerita Ini Hanya Pengembangan Bahasa Dari Pengalaman Seorang Pak Tua Yang Sukses merantau Pernah Menjadi Staff Pengajar di luar Negeri (Australia), Dan Lalu mengabdi Lagi di Indonesia ( UI )
Di Usia senja Beliau lalu Pulang Ke Kampung Halaman Nya,...
Sebelum nya Saya Mohon Maaf, Saya Tidak Ada Maksud menyudutkan/ Memojokkan Orang Minang Yang Bagala "Sutan Mudo"...Namun Memaparkan kisah yang terjadi, supaya dapat kita Ambil Iktibar/ pelajaran dengan hikmah Supaya kita Tidak merendahkan Orang Lain dengan Kondisi Apapun.

Semoga Bermanfaat,
Wasalam,ww

Kamis, 17 Juni 2010

Hidup Adalah Perjuangan & Amal Ibadah:

- "AWALUDINI MA'RIFATULLAH."
... (Awal dari beragama adalah mengenal Allah dahulu).

...- "MAN AROFA NAFSAHU FAQOD AROFA ROBBAHU."
(Barangsiapa mengenal Dirinya niscaya dia akan
mengenal tuhanNya).

"AKU ADALAH DIRIKU YANG BERASAL DARI ALLAH DAN AKAN KEMBALI KEPADA ALLAH."




Sekedar berbagi...
Dari kisah dibawah ini mungkin ada hikmah yang bisa kita ambil dalam menghadapi dinamika kehidupan saat ini..

Alkisah........
Seorang petani menemukan sebuah telur di sawahnya, dan ternyata telur yang ditemukannya itu adalah telur elang. Namun si petani tersebut tidak menyadarinya.
Wah..lumayan nih dapet sebutir telur , bisa untuk tambahan menu makanan hari ini, pikir si petani.Sesampainya di rumah, petani tersebut urung melakukan niatnya, melihat bentuk telur itu yang agak besar dan berbeda dengan telur ayam biasanya.
Akhirnya si petani tersebut menaruh telur elang tersebut di kandang seekor ayam betina di belakang rumahnya untuk di erami.

Hari berganti hari, dan akhirnya telur elang itupun menetas bersama dengan telur- telur ayam lainnya. Masa kanak-kanak elang tersebut dihabiskan dengan anak-anak ayam yang lain. Dan akhirnya tingkah elang tersebut pun seperti layaknya ayam yang lain..
si anak elang menjalani kehidupannya seperti ayam, seperti yang dilakukan sang saudara tirinya, mencari cacing,bermain dengan ayam-ayam.

Hingga suatu saat dia melihat ada seekor elang terbang diatas mereka, sang anak elang pun terpana melihat elang tersebut terbang bebas diangkasa. “wah enak ya si elang bisa terbang bebas”kata si anak elang tersebut, ”jangan mimpi deh,kamu kan ayam nga bisa terbang seperti mereka”kata saudara tiri si elang .

Anak elang tumbuh dewasa. Badannya semakin tegar, sayapnya semakin kokoh, kuat paruhnya semakin tajam, dan kakinya semakin mencengkram. Tapi dia masih saja bertingkah seperti ayam. Dia tidak berani tuk mengepakkan sayapnya, hanya bersedih melihat dirinya berbeda dengan ayam-ayam lainnya dan hanya bisa memandang ke langit memperhatikan burung-burung lain yang terbang. Hingga akhirnya si elang itupun mati tanpa ia bisa mengepakkan sayapnya dan terbang tinggi di angkasa.

Sebuah pelajaran yang berharga dari cerita di atas. Tentang diibaratkannya diri kita adalah seekor elang yang sebetulnya mampu untuk terbang, melayang tinggi, dan bermain di angkasa. Hanya tinggal kemauan untuk mencoba mengepakkan sayap, maka kita akan bisa terbang bersama burung-burung yang lain dan malah bisa lebih tinggi kalau kita menyadari bahwa diri kita memiliki kelebihan dan kekuatan untuk melakukan hal itu.

Tapi sayang, kadang-kadang mental kita masih berada jauh dari impian, masih berkutat di dalam lingkungan yang sempit, kuno, dan tidak mau berubah seperti eleng tadi. Untuk keluar mencoba melakukan sesuatu hal yang baru masih belum bisa dan tidak berani melakukannya. Kita masih terkondisikan oleh lingkungan, tanpa mau tahu sebetulnya kita juga bisa menciptakan kondisi lingkungan.

Memang berat menjadi seekor elang di lingkungan ayam, karena memang sudah menjadi kebiasaan, menjadi sebuah tabiat, semua dilakukan atas asas tradisi. Tapi tidak ada salahnya tuk mencoba, tidak ada salahnya tuk bisa berubah. Hidup adalah sebuah alur yang tidak selalu lurus. Ia bergerak dinamis mengikuti arah perkembangan jaman.

Banyak rintangan dan hambatan menjadikan sebuah pelajaran buat kita tuk bisa menghadapinya. Kesabaran tuk belajar mengepakkan sayap secara perlahan-lahan tapi pasti akan menunjukkan jati diri bahwa kita adalah manusia yang diciptakan oleh Allah secara sempurna yang diberikan akal untuk berpikir, tuk bertahan hidup, dan juga tuk bisa merasakan setiap perbedaan dengan perubahan.